OloNews - Hari Valentine atau dikenal sebagai hari kasih sayang yang dirayakan pada tanggal 14 Februari tinggal menghitung hari. Mirisnya, agenda itu disalah artikan sebagai hari berhubungan bebas. Dan kini yang terjadi adalah banyak para ABG saling berburu kondom.
Fenomena yang aneh dan miris ini ternyata sudah terjadi diberbagai kota di Indonesia. Menjelang perayaan hari Valentine pada tahun 2016 ini, biasanya ada pihak tertentu yang membagi-bagikan cokelat secara gratis, tapi ironisnya terdapat juga pembagian kondom secara gratis.
"Selama ini, yang mencari kondom untuk Valentine kebanyakan memang anak muda," kata Narto (30) pemilik Apotik di kawasan Jalan dr. Sutomo Semarang.
Lelaki yang telah 8 tahun menekuni bisnis Apotik itu mengakui bahwa permintaan untuk Valentine biasanya sudah mulai banyak sejak H-3, tiga hari sebelum momentum Hari Kasih Sayang, dan puncaknya pada tanggal 14 Februari.
Ia mengakui bahwa kecenderungan setiap menjelang momentum Valentine berdampak pada naiknya permintaan kondom sudah berlangsung bertahun-tahun, tetapi kian tahun semakin bertambah karena banyaknya pemuda yang sudah salah kaprah.
Selain itu, kritikan keras dikemukakan oleh Erni, perempuan yang menjabat sebagai guru salah satu SLTA di kota Malang tersebut sangat menyayangkan adanya pembagian cokelat dan kondom gratis. "Ini sudah sangat keterlaluan, mau dibawa kemana generasi muda kita?," ujar Erni.
Perayaan Valentine yang hampir berbarengan dengan momentum Imlek, membuat banyak kalangan remaja berburu cepat untuk persiapan untuk hari Valentine 14 Februari. Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran tersendiri di kalangan masyarakat. Terutama di kalangan orangtua yang memiliki anak remaja. Dan kemungkinan besar pembagian cokelat dan kondom gratis ini juga disinyalir akan marak dilakukan diberbagai daerah.
Fenomena yang aneh dan miris ini ternyata sudah terjadi diberbagai kota di Indonesia. Menjelang perayaan hari Valentine pada tahun 2016 ini, biasanya ada pihak tertentu yang membagi-bagikan cokelat secara gratis, tapi ironisnya terdapat juga pembagian kondom secara gratis.

Lelaki yang telah 8 tahun menekuni bisnis Apotik itu mengakui bahwa permintaan untuk Valentine biasanya sudah mulai banyak sejak H-3, tiga hari sebelum momentum Hari Kasih Sayang, dan puncaknya pada tanggal 14 Februari.
Ia mengakui bahwa kecenderungan setiap menjelang momentum Valentine berdampak pada naiknya permintaan kondom sudah berlangsung bertahun-tahun, tetapi kian tahun semakin bertambah karena banyaknya pemuda yang sudah salah kaprah.
Selain itu, kritikan keras dikemukakan oleh Erni, perempuan yang menjabat sebagai guru salah satu SLTA di kota Malang tersebut sangat menyayangkan adanya pembagian cokelat dan kondom gratis. "Ini sudah sangat keterlaluan, mau dibawa kemana generasi muda kita?," ujar Erni.
Perayaan Valentine yang hampir berbarengan dengan momentum Imlek, membuat banyak kalangan remaja berburu cepat untuk persiapan untuk hari Valentine 14 Februari. Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran tersendiri di kalangan masyarakat. Terutama di kalangan orangtua yang memiliki anak remaja. Dan kemungkinan besar pembagian cokelat dan kondom gratis ini juga disinyalir akan marak dilakukan diberbagai daerah.
EmoticonEmoticon